Artikel Menarik Lainnya

The Finger's

Artikel ini ditulis oleh Ian Ardianzah, peserta The Battle of Wikumagic July 2011 Kategori First Division

The Finger’s

Routine ini saya namakan The Finger’s karena dalam routine ini saya menggunakan jari sebagai media utamanya.


Persiapan :
• Prediksi yang dibuat dari kertas karton yang digunting sebesar kartu. Tulis di kertas tersebut sesuai gambar berikut:



• Sebuah alat tulis


Untuk trik pertama dalam routine ini, saya mengambil trik Finger Muscle Reading. Dalam trik ini, anda menunjuk sukarelawan untuk memilih salah satu jarinya yang paling ia sukai tanpa kita ketahui, setelah itu anda berhasil menebaknya dengan benar hanya dengan menekan satu-satu jari dari sukarelawan.


Berikut langkah-langkah trik ini :

1. Pilih sukarelawan yang anda sukai. Ceritakan padanya bahwa pada hari ini kita akan melakukan sebuah permainan dengan pikiran. Anda akan menebak jari yang ia pilih.

2. Suruh dia berdiri berhadapan dengan anda

3. Setelah itu, suruh dia mengangkat tangannya sejajar dengan pandangan matanya

4. Sekarang suruh sukarelawan anda memilih salah satu jarinya, selain ibu jari, tanpa memberitahukan kepada anda

5. Suruh dia terus konsentrasi pada jari yang dipilihnya

6. Pada saat dia konsentrasi tekan satu-pesatu jari sukarelawan anda dengan perlahan

7. Jika pada saat ada menekan jari sukarelawan, ada jari yang terasa paling keras ditekan dari jari yang lain maka jari tersebut adalah jari yang dipikirkannya

8. Tebaklah, maka tebakan anda akan tepat

Trik ini dapat anda lihat di link youtube





Untuk trik yang kedua, saya akan menggunakan apa yang disebut Psychological Force. Tetap dengan sukarelawan yang sama. Namun, dalam permainan kali ini anda akan menebak jari yang tidak dipilihnya bahkan dalam posisi balik badan. Berikut penjelasannya :


1. Tetap dengan sukarelawan yang sama, tetap pada posisi badan dan tangan yang sama dengan trik sebelumnya.

2. Katakan padanya anda akan menebak jari yang tidak diturunkannya dalam posisi balik badan.

3. Pertama, suruh dia untuk fokus pada jarinya (selain ibu jari, karena kita tidak menggunakan ibu jari dalam trik ini) dan mendengar suara anda dengan jelas.

4. Selanjutnya, berikan sugesti padanya. Segesti yang anda berikan merupakan forcing psikologi. Umpamakan saat ini kita ingin mem-forcing jari tengah, maka sugesti yang akan diberikan sebagai berikut:

a. Sentuh jari telunjuknya sembari mengucapkan kata-kata berikut : “baiklah, jadi jari pertama yang bisa diturunkan adalah jari ini”. Ulangi terus kalimat tersebut sampai tiga kali atau lebih sambil terus menyentuh jari telunjuk sukarelawan.



b. Setelah itu sentuh jari manis sukarelawan sambil mengatakan : “selanjutya, jari pertama yang diturunkan adalah jari yang ini”. Sama dengan kalimat sebelumnya, ulangi terus kalimat tersebut sampai tiga kali atau lebih sambil terus menyentuh jari manisnya.



c. Yang terakhir, sentuh kelingking sukarelawan anda sambil mengatakan: “selanjutnya jari yang diturunkan adalah yang ini”. Terus katakan kalimat ini sebanyak tiga kali atau lebih sambil terus menyentuh jari kelingking.



d. Yang terakhir adalah jari yang tersisa, yaitu jari tengah. Tunjuk jari tersebut tanpa menyentuhnya dan katakan dengan cepat kalimat berikut “dan ini”.



5. Setelah memberi sugesti singkat tadi, balik badan anda dan suruh dia menurunkan 3 jari yang dipilihnya satu persatu. Setiap dia menurunkan satu jari suruh dia mengatakan “sudah”.

6. Jika dia menerima dengan baik sugesti yang anda berikan tadi maka secara tidak sadar sukarelawan anda tidak akan menurunkan jari tengahnya.

7. Tebaklah jari tersebut, maka akan tepat.

Setelah selesai dengan permainan kedua, lanjutlah ke permainan ketiga. Katakan pada sukarelawan anda bahwa anda akan memainkan sesuatu yang lebih. Anda tidak hanya menebak, tetapi juga memprediksikan jari mana yang akan diturunkan oleh sukarelawan. Trik ini saya ambil dari Modern Mentalism by Matt Mello. Berikut penjelasannya:

1. Masih pada posisi yang sama pada trik pertama

2. Katakan pada sukarelawan anda bahwa kali ini anda akan bermain prediksi. Keluarkan prediksi yang telah anda siapkan sebelumnya. Pura-puralah menulis di kertas tersebut.

3. Suruh dia menurunkan jari yang paling dia sukai dari lima jari yang ada, namun sisakan minimal satu jari. Dengan syarat ini maka kemungkinannya ada empat: 1) dia akan menurunkan 3 jari; 2) dia akan menyisakan tiga jari; 3) dia akan menurunkan empat jari; 4) dia menyisakan empat jari.

4. Jika dia menurunkan 3 jari maka katakan “oke, jadi anda menurunkan 3 jari. Kalau begitu prediksi saya tepat, saya telah memprediksikan anda akan menurunkan tiga jari anda”. Perlihatkan prediksi anda pada sukarelawan dengan menutup angka 4 pada prediksi. Hal yang sama dilakukan ketika dia menyisakan 3 jarinya. Jika dia menyisakan 3 jarinya maka katakan “oke, anda menyisakn 3 jari anda. Saya sudah memprediksikan bahwa anda akan menisakan tiga jari anda”. Perlihatkan prediksi sambil menutup angka 4 pada prediksi.



5. Jika dia menurunkan 4 jarinya maka katakan “baiklah, jadi anda menurunkan 4 jari anda. Hal ini sudah saya prediksikan sebelumnya”. Perlihatkan prediksi pada sukarelawan sambil menutup angka 3 pada sukarelawan. Hal yang sama juga dilakukan pada saat dia menyisakan 4 jarinya. Katakan “oke, jadi yang tersisa adalah empat jari anda. Hal itu sudah saya prediksikan”. Perlihatkan prediksi anda sambil menutup angka 3 pada prediksi.



6. Setelah memperlihatkan prediksi pada sukarelawan. Tahan selama 3 – 5 menit lalu simpan prediksi anda dan langsung jabat tangan sukarelawan anda serta berterima kasihlah padanya. Hal ini dilakukan agar dia tidak curiga pada prediksi yang anda berikan tadi.


Makna:
Dari permainan ini maka dapat dibuktikan satu hal. Bahwa apa yang disebut dengan “Kebetulan” bukanlah sesuatu yang tidak di sengaja. Kebetulan merupakan takdir yang sudah anda bentuk sendiri dan harus dijalani. Sama dengan permainan ini, begitupula dengan kehidupan ini. Bukan suatu kebetulan jika anda mencapai kesuksesan dalam hidup anda, melainkan itu merupakan kerja keras anda sehingga anda dapat sukses.


Catatan :
• Trik dalam routine yang ada diatas memiliki tingkat kerumitan yang berebeda –beda. Maka dari itu berlatihlah lebih giat lagi terutama soal penggunaan kata-kata yang tepat.

• Dalam memainkan routine ini suaru anda harus jelas karena dengan begitu instruksi dari anda akan dengan mudah diikuti oleh sukarelawan.

• Khusus untuk trik yang kedua. Jujur saja, trik ini merupakan trik yang paling rumit dari ketiga trik yang ada dalam routine di atas. Anda bisa langsung ke trik ketiga ini jika anda merasa kurang mampu melakukan trik ini. Atau jika anda melakukan trik ini dan kemudian gagal, jangan panik, langsung katakan “maaf, anda sepertinya kurang konsentrasi. Kita coba sekali lagi dengan permainan yang agak ringan”.


Kemudian lanjutlah ke trik yang ke tiga
Biodata



Nama : Ian Ardianzah
Mentalist
Kontak : FB : Ian Ardianzah
Twitter : @iankjadul
Email : iankjadul@yahoo.co.id

2 comments:

nice posting , ijin backlink donkk http://yonathan-aditya.blogspot.com

Facebook Blogger Plugin: Bloggerized by AllBlogTools.com Enhanced by MyBloggerTricks.com

Post a Comment

Welcome to Wikumagic, the first online magic resource in Indonesia.
Komentar anda akan dimoderasi dan akan muncul setelah disetujui oleh Administrator.

Jika menggunakan anonymous ID, harap sertakan nickname anda di akhir posting.
Jika anda mengharapkan balasan atas komentar anda, lebih baik tulis di Wall Facebook Wikumagic di alamat
http://www.facebook.com/pages/Wikumagic/113846238688801
Terimakasih.